yulianurz

Rawan

Posted on: February 5, 2012

 

U know what??? Semakin hari diri ini merasa terjebak di masa rawan 😦

I mean buat kondisiku yang sebenernya masih ingin sendiri, nikmatin hari-hari tanpa harus terikat dengan seseorang (lawan jenis). Tapi kondisinya tak semudah yang aku mau. Ketika maksud hati tak ingin lagi bersinggungan dengan dunia cinta… ternyata malah datang tanpa kuhendaki. Yang satu telah kuhindari…muncul yang lain dengan bermacam perbedannya. Terkadang konsistensiku seakan goyah, karena jujur saja..aku bukan tipe orang yang dapat menolak seseorang secara terus terang. Masing-masing kita tentu memiliki perasaan, dan tetap harus terjaga yang namanya attitude, tanpa menyakiti siapapun, titik, nggak bisa ditawar lagi.

Terkadang hanya bisa diam tak menanggapi, atau mengacuhkan…diiringi rasa khawatir karena takut menimbulkan perasaan negatif bagi sang “pendatang”. Sungguh bingung bagiku bila sudah menyangkut masalah hati.

Usiaku memang beranjak menuju angka 23 (bulan Juli nanti), tapi belum prepare untuk mengakhiri masa bebasku di tahun ini hehehe… 😀 But who knows…rahasia Allah siapa yang tahu, so…aku juga tak bermaksud menampik sesiapa yang mendekat padaku. Inginnya sih kita sama-sama memulai dengan hubungan rekanan, seperti teman atau juga sahabat. First…aku ingin mengenal karakter dulu. Barulah selanjutnya menyusul.

Namun tak habis fikir, kenapa masih berlangsung masa rawan ini… menjadi timbul perasaan tak nyaman dalam benakku. Hanya merasa takut, apakah diri ini yang menjadi pemicu menjadi ujian bagi hati seseorang?? Sedih rasanya, andaikan itu benar, aku menjadi fitnah bagi hati yang lalai.. “Ya Allah….penggenggam hati setiap makhlukNya, aku berlindung kepadaMu dari segala fitnah yang kutimbulkan, jagalah hati ini dan juga hati-hati yang akan teruji…maupun sedang teruji dengan hadirku ini, labuhkan hati kami hanya kepadaMu ya Rabb”  aamiiiin >.<

Di hati ini sudah terpatri, hanya ingin  tak main-main lagi dengan urusan hati. Biarlah Allah menjaga hati ini hingga tlah siap menyempurnakan setengah dien yang kumiliki. Dan aku berharap engkau berikanku seorang imam yang saleh bagi dunia dan akhiratku aamiin… tentunya aku juga harus menjadi salehah terlebih dahulu. Nggak pa2 deh, saleh itu kan bukan parameter hasil, melainkan proses.

Advertisements

4 Responses to "Rawan"

Ehmmm siapa tuch cu..? hihi..
Finally…. you have to give your answer, I hope that would be the best decision you’ve ever made 🙂
Goodluck cu!!

insyaAllah kek.. :D, semoga menjadi kputusan terbaik yg prnah cucu buat
keep pray 4 me grandpa 🙂

just curious. ini sebenernya masa rawan apa masa galau ya 🙂

still don’t get the point, rawannya di dalam hal apa ya…

hehe..iya ya, sepertinya ini rawan binti galau deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Jun »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  
Advertisements
%d bloggers like this: